Senin, 03 Desember 2012

ALENG PEMILIK TOKO SUMBER ELEKTRIC HAMILI KARYAWANYA

Batam,-Aleng salah satu pengusaha sebuah toko alat-alat elektronik di kawasan sungai panas kecamatan batam centre dilaporkan telah berbuat senonoh terhadap karyawannya bernama Lia(20). 

Akibat dari perbuatan bejat Aleng, Lia hamil, setelah itu Lia di paksa aleng untuk menggugurkan kandungan tersebut dengan cara memakan pil di hotel pasifik jodoh. Lia adalah karyawan toko sumber Elektric yang menjual alat-alat elektric yang kebanyakan buatan china.

Permasalahan ini sebenarnya sudah dilaporkan kedua orang tua Lia kepada pihak yang berwajib "polsek Batu Ampar" sekitar 1,5 bulan lalu. namun sangat disayangkan kinerja polsek batuampar sangat amban seolah-olah ada penghambat jalanya proses ini.

"kemarin terlapor dipanggil penyidik Satreskrim Polsek Batu Ampar, namun entah kenapa kasus ini bisa terhambat hingga sampai sekarang" ujar Aping orang tua korban kepada simantab didepan toko Sumber Elektric itu.

Aleng meminta Lia untuk menggugurkan janin yang ada di dalam kandunganya itu.

"Aping menduga perbuatan tidak terpuji itu di lakukan Lia karena ada tekanan dari Aleng. perbuatan itu terjadi sekitar September 2012 lalu, di hotel pasifik Aleng lewat Faisal memberikan obat untuk menggugurkan janin yang telah jadi di dalam rahim Lia dibawah tekanan", ujar aping menambahkan.

Dijelaskan Aping, saat itu Lia Anaknya adalah karyawan toko sumber elektric dimana bosnya adalah Aleng.

“Pada hari itu, Aleng datang menjemput Lia" ujar aping. setelah dijemput, sebagai orang tua kita pun kawatir dan langsung memberhentikan Lia agar tidak usah lagi kerja disana.

"kita sebagai orangtua tidak bodoh, mana ada seorang Bos yang turun langsung menjemput anak buah" ujar aping menambahkan.

"namun sangat disayangkan entah gimana Aleng selalu merayu dan mengiming-imingi anak saya mau diberi itulah, mau di belikan inilah" ujar aping lagi.

Setelah Lia dinyatakan hamil sekitar dua  bulan lalu. Kejadian itu tidak diceritakan Lia kepada kedua orang tuanya. Namun karena kondisi Lia yang pucat dan semakin kurus kedua orang tuanya curiga lalu menanyainya. 

Lia mengaku telah dihamili oleh Aleng pemilik toko sumber elektric itu, setelah itu aleng meminta untuk menggugurkan janin itu. bertepatan di hotel pasific jodoh, aleng memberikan obat untuk menggugurkan janin tersebut kepada lia lewat Faisal.

dengan cerita Lia, lalu Aping mencoba menghubungi Aleng, namun karena Aleng mempunyai beking yang kuat, terpaksa aping membuat laporan ke pihak berwajib yang didampingi oleh kuasa hukumnya Juhrin pasaribu,SH. 

sementara simantab mencoba mengkonfirmasi kejadian itu kepada istri Aleng di tokonya, istri Aleng langsung tidak merasa aman dengan sorotan kamera simantab lantas memukul kamera simantab dengan buku harian tokonya yang sedang di pegangnya saat itu.

Dari pantauan simantab bahwa perbuatan senonoh yang dilakukan Aleng terhadap Lia bisa terputus ditengah jalan karena ada beking dari oknum tertentu. dimana mulai dari mobil milik Aleng dan toko Sumber Elektric ini di tempeli logo "Barret KOPASSUS". 

kuat dugaan bahwa toko sumber elektric ini di bekingi oknum TNI, sehingga Aleng bisa berbuat semaunya dengan mengandalkan kekuatan oknum tersebut. 

Sementara itu puluhan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kota batam akan mendatangi polsek batu ampar (jumat,29/11. hari ini, red) untuk meminta penjelasan atas kasus perbuatan senonoh yang dilakukan oleh Aleng terhadap Lia, dimana LSM tersebut mendapat laporan dari kedua orang tua korban, ujar parlaungan siregar yang akrab di panggil dengan presiden nato. (marto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar